Surabaya — Kamis (20/08), Sekolah Manajemen dan Kesehatan Berkelanjutan (SMKB) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) menggelar pertemuan strategis dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN). Pertemuan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan dunia usaha, khususnya dalam mendukung pengembangan Program Studi S2 Magister Manajemen (MM) UNUSA.

Pertemuan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan perkenalan SMKB UNUSA kepada HIPMI dan KADIN sebagai mitra strategis dari kalangan dunia usaha dan industri. Dalam kesempatan tersebut, SMKB UNUSA juga memperkenalkan Program Studi S2 Magister Manajemen (MM) yang masih tergolong baru, sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pendidikan manajemen yang relevan dengan kebutuhan dunia bisnis saat ini.

Salah satu keunggulan yang turut disampaikan adalah penguatan pada bidang Magister Manajemen berbasis sustainability. Pendekatan ini menekankan pada pengelolaan bisnis yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Melalui keunggulan ini, SMKB UNUSA membuka peluang kolaborasi dengan HIPMI dan KADIN dalam pengembangan program bersama, seperti pelatihan, riset terapan, hingga inisiatif bisnis berkelanjutan.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan kebutuhan industri dengan kurikulum pendidikan tinggi, sehingga lulusan S2 MM UNUSA memiliki kompetensi yang adaptif dan aplikatif. Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas berbagai isu strategis, mulai dari kebutuhan kompetensi manajerial masa kini, peluang kolaborasi magang dan studi kasus, hingga keterlibatan praktisi dalam proses pembelajaran.

Dekan SMKB UNUSA menyampaikan bahwa kolaborasi dengan HIPMI dan KADIN merupakan bagian dari upaya menghadirkan pendidikan berbasis praktik dan kebutuhan riil industri.

“Kami ingin memastikan bahwa Prodi S2 MM UNUSA tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghasilkan lulusan yang memiliki wawasan bisnis, jiwa kewirausahaan, serta kesadaran terhadap praktik bisnis berkelanjutan,” ujarnya.

Selain itu, pengenalan program studi ini juga membuka ruang komunikasi dan jejaring yang lebih luas antara perguruan tinggi dengan pelaku usaha, sehingga dapat mendorong terciptanya ekosistem pembelajaran yang kolaboratif dan berkelanjutan.

Sementara itu, pihak HIPMI dan KADIN menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan pendidikan manajemen yang lebih aplikatif. Bentuk dukungan yang dibahas meliputi penyediaan narasumber praktisi, peluang jejaring bisnis, serta penguatan ekosistem kewirausahaan dan program-program berbasis sustainability.

Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara SMKB UNUSA dengan berbagai pemangku kepentingan di dunia usaha dan industri. Melalui sinergi ini, Program Studi S2 Magister Manajemen UNUSA diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara teori, tetapi juga unggul dalam praktik, inovasi, serta memiliki perspektif keberlanjutan.

Dengan langkah strategis ini, UNUSA semakin menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan zaman serta berkontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi dan pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.bangunan ekonomi dan pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.

Info lebih lanjut terkait kegiatan ini dapat KLIK DISINI